Visi Kristen di Tahun yang Baru: Mengatur Kompas Rohani Kita

Lebih dari Sekadar Resolusi

Setiap awal tahun, jutaan orang membuat resolusi tentang kesehatan, karier, dan keuangan. Namun bagi orang percaya, perencanaan tahun baru seharusnya melampaui pencapaian lahiriah semata. Kita dipanggil untuk memiliki “Visi Kerajaan”—sebuah cara pandang yang menyelaraskan impian pribadi dengan rencana besar Allah Bapa bagi dunia. Tanpa visi yang jelas, kita berisiko menjalani tahun 2026 dengan hanya “berlari tanpa tujuan” atau mengikuti arus tren yang ada. Memiliki kompas rohani yang tepat memastikan bahwa setiap energi, waktu, dan sumber daya yang kita miliki di tahun ini diinvestasikan untuk hal-hal yang bernilai kekal.

Mencari Kerajaan-Nya Terlebih Dahulu

Tuhan Yesus Kristus memberikan prinsip dasar dalam merencanakan hidup: “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Matius 6:33). Dalam konteks tahun baru, ini berarti menempatkan pertumbuhan rohani dan pelayanan kepada sesama sebagai prioritas utama, bukan sekadar pelengkap. Visi Kristen mengajak kita bertanya: “Bagaimana pekerjaan saya tahun ini bisa memuliakan Tuhan?” atau “Bagaimana keluarga saya bisa menjadi berkat bagi lingkungan sekitar?” Ketika fokus kita bergeser dari “aku” menjadi “Tuhan”, kita akan menemukan bahwa kebutuhan-kebutuhan lainnya akan dicukupkan oleh pemeliharaan Allah Bapa yang sempurna.

Kedewasaan dalam Kristus

Visi tahun baru yang sejati juga harus mencakup aspek pertumbuhan karakter. Allah lebih tertarik pada siapa diri kita (karakter) daripada apa yang kita miliki (aset). Apakah di tahun 2026 ini kita memiliki target untuk lebih sabar, lebih murah hati, atau lebih disiplin dalam doa? Pertumbuhan rohani tidak terjadi secara otomatis seiring bertambahnya usia; itu membutuhkan intensi dan ketaatan. Menetapkan visi untuk membaca Alkitab secara konsisten atau terlibat lebih dalam dalam komunitas iman adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa di akhir tahun nanti, kita menjadi pribadi yang lebih serupa dengan gambar Kristus daripada saat kita memulainya hari ini.

Menuliskan Visi dengan Iman

Alkitab mencatat dalam Habakuk 2:2, “Tuliskanlah penglihatan itu, ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang dapat membacanya dengan lancar.” Ada kekuatan dalam menuliskan komitmen kita kepada Tuhan. Ambillah waktu hari ini untuk berdoa dan menuliskan apa yang ingin Anda capai bersama Tuhan di tahun 2026. Jangan takut untuk memiliki visi yang besar, karena kita menyembah Allah yang besar. Namun, pastikan visi tersebut didasarkan pada kasih dan kerendahan hati. Biarlah setiap rencana kita fleksibel di tangan Tuhan, siap untuk diubah jika Ia menghendaki jalan yang lain. Dengan kompas rohani yang terarah pada Kristus, tahun 2026 akan menjadi perjalanan iman yang luar biasa bagi Anda.

Berbagi
×