Logo ← Beranda



Ketenangan di Tengah Badai: Percaya pada Kuasa-Nya (Markus 4:39-40)

 22 Desember 2025 • Renungan Harian, Iman, Badai Hidup, Markus 4, Tuhan Yesus Kristus, Ketenangan
Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: 'Diam! Tenanglah!' Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu Ia berkata kepada mereka: 'Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?
— Markus 4:39-40
Pembuka
Kehidupan sering kali membawa kita ke tengah danau yang tenang secara tiba-tiba berubah menjadi badai yang mengamuk hebat. Para murid, yang banyak di antaranya adalah nelayan berpengalaman, merasa sangat ketakutan ketika ombak mulai masuk ke dalam perahu mereka sementara Tuhan Yesus Kristus sedang tidur di buritan. Ketakutan mereka menunjukkan sisi kemanusiaan kita yang sering kali panik saat melihat besarnya masalah daripada melihat siapa yang ada di dalam "perahu" kehidupan kita. Peristiwa ini bukan hanya tentang mukjizat alam, melainkan tentang pengajaran mendalam mengenai di mana seharusnya kita menaruh kepercayaan kita saat situasi menjadi tidak terkendali.
Inti Renungan
Ketika Tuhan Yesus Kristus bangun dan menghardik badai dengan kata-kata yang penuh kuasa, alam tunduk seketika dan suasana menjadi teduh sekali. Namun, yang menarik adalah pertanyaan yang diajukan Yesus setelahnya mengenai ketakutan dan ketidakpercayaan para murid. Pertanyaan ini mengingatkan kita bahwa sering kali ketakutan kita muncul karena kita merasa seolah-olah Tuhan tidak peduli atau sedang "tidur" saat kita menderita. Padahal, kehadiran-Nya di dalam perahu adalah jaminan bahwa badai tersebut tidak akan menghancurkan kita. Iman yang sejati bukanlah ketiadaan badai, melainkan ketenangan batin karena kita tahu bahwa Pribadi yang menciptakan langit dan bumi ada bersama kita dan Dialah yang memegang kendali atas setiap gelombang.
Ayat Pendukung
Mazmur 46:2: "Allah Bapa itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti."
Aplikasi
Mungkin saat ini Anda sedang menghadapi badai dalam bentuk masalah finansial, konflik keluarga, atau pergumulan kesehatan yang membuat Anda merasa hampir tenggelam. Alih-alih terus memandangi besarnya ombak, mulailah memandang kepada Tuhan Yesus Kristus yang berkuasa menghardik badai tersebut. Mintalah Roh Kudus untuk memberikan ketenangan Ilahi yang melampaui segala akal, sehingga Anda tidak lagi dikuasai oleh rasa takut yang melumpuhkan. Ingatlah bahwa perahu hidup Anda tidak akan karam selama Sang Raja Damai ada di dalamnya, dan Ia akan membawa Anda sampai ke seberang dengan selamat.
Doa Penutup
Ya Tuhan Yesus Kristus, ampunilah kami jika kami sering kali lebih fokus pada besarnya badai daripada besar-Nya kuasa-Mu. Kami percaya bahwa Engkau sanggup meredakan setiap kemelut dalam hidup kami dan memberikan keteduhan yang sejati. Berikanlah kami iman yang teguh agar kami tetap tenang meski di tengah gelombang yang tinggi. Terima kasih karena Engkau selalu ada di dalam perahu hidup kami dan tidak pernah meninggalkan kami sendirian. Amin.
✍️ Alunea
Sebarkan Kasih
Simpan renungan untuk di baca nanti.
 Simpan sebagai PDF
© 2025 Alunea.ID. All Rights Reserved.