Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
— Yohanes 1:4-5
Pembuka
Setelah perayaan puncak Natal kemarin berakhir, kita sering kali kembali pada rutinitas dan realitas hidup yang mungkin masih terasa berat atau gelap. Namun, Injil Yohanes mengingatkan kita bahwa kedatangan Tuhan Yesus Kristus ke dunia bukan sekadar peristiwa satu hari, melainkan hadirnya Terang yang kekal. Di dalam Kristus, kita tidak hanya menemukan petunjuk jalan, tetapi kita menemukan sumber kehidupan itu sendiri. Ketika dunia menawarkan berbagai janji kebahagiaan yang semu, Firman Allah Bapa menegaskan bahwa hanya di dalam Dia ada hidup yang mampu memberikan makna sejati bagi keberadaan kita sebagai manusia.
Inti Renungan
Keistimewaan dari Terang yang dibawa oleh Tuhan Yesus Kristus adalah sifatnya yang tidak terkalahkan. Ayat ini mengatakan bahwa "kegelapan itu tidak menguasainya." Dalam bahasa aslinya, kata "menguasai" juga bisa berarti memahami atau memadamkan. Artinya, seberapa pun pekatnya kegelapan dosa, penderitaan, atau keputusasaan di dunia ini, cahaya Kristus tetap tidak akan pernah bisa dipadamkan. Hidup yang ada di dalam Dia memberikan pencerahan bagi jiwa kita sehingga kita tidak lagi berjalan dalam kebingungan. Saat kita mengizinkan Terang itu masuk ke dalam sudut-sudut tergelap di hati kita—seperti rasa pahit, trauma, atau ketakutan—cahaya-Nya akan mulai memulihkan dan menghidupkan kembali bagian-bagian yang telah mati.
Ayat Pendukung
Yohanes 8:12: "Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: 'Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.' "
Aplikasi
Di hari-hari setelah Natal ini, mari kita berkomitmen untuk terus berjalan di dalam Terang-Nya. Jangan biarkan kekhawatiran tentang masa depan atau bayang-bayang masa lalu kembali menguasai pikiran Anda. Jika Anda merasa sedang berada di dalam "lembah kekelaman", ingatlah bahwa Terang Kristus ada di dalam Anda melalui Roh Kudus. Gunakanlah waktu ini untuk merenungkan kembali setiap area hidup Anda dan mintalah agar Terang-Nya menyinari setiap keputusan yang akan Anda ambil. Dengan hidup di dalam cahaya-Nya, Anda bukan hanya akan menemukan kedamaian pribadi, tetapi Anda juga akan menjadi pemantul cahaya itu bagi orang-orang di sekitar Anda yang mungkin masih meraba-raba di dalam kegelapan.
Doa Penutup
Ya Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur karena Engkau adalah Terang dan Hidup kami yang sejati. Terima kasih karena kegelapan dunia ini tidak berdaya di hadapan kemuliaan-Mu. Kami menyerahkan seluruh keberadaan kami agar senantiasa disinari oleh cahaya-Mu yang kudus. Usirlah setiap ketakutan dan keraguan dari hati kami, dan mampukan kami untuk berjalan dengan penuh keyakinan sebagai anak-anak terang. Biarlah hidup kami memuliakan Allah Bapa senantiasa. Amin.
✍️ Alunea
← Beranda