Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
— Kolose 3:14
Pembuka
Di penghujung tahun ini, kita mungkin telah banyak belajar tentang kesabaran, kemurahan hati, dan kerendahan hati. Namun, Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Kolose mengingatkan bahwa ada satu elemen yang lebih tinggi dan lebih mendasar dari semua kebajikan tersebut, yaitu kasih. Tanpa kasih, segala perbuatan baik dan pertumbuhan karakter kita akan terasa hambar dan tidak utuh. Ibarat sebuah pakaian yang indah, kasih adalah ikat pinggang atau pengikat utama yang memastikan segala sesuatunya tetap pada tempatnya dan terlihat selaras. Di hari Minggu terakhir tahun ini, kita diajak untuk melihat kembali apakah kasih telah menjadi motif utama di balik semua yang kita kerjakan selama satu tahun terakhir.
Inti Renungan
Kasih disebut sebagai "pengikat yang menyempurnakan" karena kasih memiliki kemampuan unik untuk menutupi kekurangan dan mempersatukan perbedaan. Di dalam komunitas atau keluarga, sering kali muncul gesekan yang bisa meretakkan hubungan. Namun, ketika kita memilih untuk "mengenakan" kasih, kita sedang memberikan ruang bagi pengampunan dan pengertian untuk bekerja. Kasih tidak hanya membuat kita merasa nyaman, tetapi kasih secara aktif membangun jembatan di mana ada perpecahan. Tuhan Yesus Kristus telah memberikan teladan kasih yang paling sempurna di kayu salib, kasih yang tidak mementingkan diri sendiri. Saat kasih Kristus ini menjadi pengikat dalam hidup kita, maka pertumbuhan rohani kita tidak lagi menjadi sekadar rutinitas agama, melainkan sebuah transformasi hidup yang berdampak bagi orang lain.
Ayat Pendukung
1 Korintus 13:13: "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih."
Aplikasi
Mengenakan kasih adalah sebuah keputusan kehendak yang harus dilakukan setiap hari. Menjelang pergantian tahun, mari kita mengevaluasi hubungan-hubungan kita. Adakah seseorang yang perlu Anda kasihi dengan lebih tulus, atau adakah luka yang membutuhkan balutan kasih untuk bisa pulih? Jangan memasuki tahun yang baru dengan beban kebencian atau ketidakpedulian. Mintalah kepada Allah Bapa agar Roh Kudus memenuhi hati Anda dengan kasih yang segar, sehingga Anda mampu mengasihi sesama bukan dengan kekuatan Anda sendiri, melainkan dengan kasih yang berasal dari Tuhan. Jadikanlah kasih sebagai identitas utama Anda, sehingga ke mana pun Anda melangkah, orang lain dapat merasakan kehangatan dan kehadiran Kristus melalui diri Anda.
Doa Penutup
Ya Tuhan Yesus Kristus, sumber kasih yang sejati, kami bersyukur karena Engkau telah terlebih dahulu mengasihi kami. Ajarlah kami untuk selalu mengenakan kasih di atas segala sesuatu dalam hidup kami. Biarlah kasih-Mu menjadi pengikat yang mempersatukan keluarga, persahabatan, dan pelayanan kami. Ampunilah kami jika selama setahun ini kami sering kali bertindak tanpa kasih. Penuhi hati kami kembali dengan kasih-Mu saat kami bersiap melangkah ke tahun yang baru. Amin.
✍️ Alunea
← Beranda