Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
— 1 Yohanes 4:19
Pembuka
Di awal tahun ini, kita mungkin memiliki banyak resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih mengasihi orang-orang di sekitar kita. Namun, sering kali kita merasa lelah atau kecewa ketika kasih yang kita berikan tidak dibalas dengan hal yang sama. Firman Tuhan dalam 1 Yohanes 4:19 memberikan sebuah rahasia besar agar kita tidak pernah kering dalam mengasihi: bahwa kasih kita bukanlah sumber utamanya. Kita mampu mengasihi karena kita telah lebih dahulu dipenuhi oleh kasih Allah Bapa yang luar biasa. Kasih Kristen bukanlah sebuah beban yang harus kita usahakan dengan kekuatan sendiri, melainkan sebuah luapan syukur atas kasih yang telah kita terima secara cuma-cuma melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus.
Inti Renungan
Memahami bahwa Allah "lebih dahulu mengasihi" memberikan kita kemerdekaan batin. Hal ini berarti kasih Allah kepada kita tidak bergantung pada prestasi kita di tahun lalu atau seberapa baik perilaku kita hari ini. Ia mengasihi kita saat kita masih berdosa, saat kita masih jauh, dan saat kita belum mengenal-Nya. Ketika kita menyadari kedalaman kasih ini, hati kita akan melembut. Kita tidak lagi mengasihi sesama agar kita dianggap baik atau agar kita mendapatkan balasan, tetapi kita mengasihi karena kita ingin memantulkan karakter Kristus yang ada di dalam kita. Kasih yang berasal dari Tuhan adalah kasih yang proaktif—ia tidak menunggu orang lain menjadi layak untuk dikasihi, melainkan ia memilih untuk mengasihi karena itulah identitas baru kita di dalam Tuhan Yesus Kristus.
Ayat Pendukung
Roma 5:8: "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."
Aplikasi
Sepanjang hari ini, cobalah untuk melihat orang-orang di sekitar Anda melalui lensa kasih Allah. Ketika ada seseorang yang sulit untuk dikasihi, ingatlah betapa sabarnya Tuhan Yesus Kristus menghadapi setiap kelemahan Anda. Jangan biarkan kebencian atau kepahitan dari masa lalu ikut melangkah masuk ke dalam tahun 2026 ini. Mintalah Roh Kudus untuk memenuhi bejana hati Anda dengan kasih-Nya, sehingga kasih itu bisa meluap kepada keluarga, rekan kerja, bahkan kepada mereka yang mungkin pernah menyakiti Anda. Ingatlah bahwa misi utama kita di tahun ini adalah menjadi duta kasih-Nya. Dengan mengandalkan sumber kasih yang tak terbatas, Anda akan menemukan kekuatan baru untuk terus mengasihi tanpa harus merasa kehabisan energi rohani.
Doa Penutup
Ya Allah Bapa, sumber kasih yang abadi, kami bersyukur karena Engkau telah mengasihi kami terlebih dahulu sebelum kami mampu mengenal-Mu. Ampunilah kami jika selama ini kami sering kali kikir dalam membagikan kasih kepada sesama. Hari ini, penuhilah hati kami dengan kasih Kristus yang murni, sehingga hidup kami dapat menjadi kesaksian yang indah bagi dunia. Ajarlah kami untuk mengasihi tanpa syarat dan menjadikan kasih sebagai motif utama di setiap tindakan kami sepanjang tahun ini. Amin.
✍️ Alunea
← Beranda