Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuatlah juga demikian.
— Kolose 3:13
Pembuka
Salah satu beban terberat yang sering kali kita bawa dari tahun ke tahun bukanlah beban pekerjaan, melainkan beban sakit hati. Memasuki pertengahan Januari 2026, mungkin ada luka lama atau gesekan baru yang mulai mengganggu kedamaian hati Anda. Namun, Firman Tuhan dalam Kolose 3:13 memberikan instruksi yang sangat jelas dan tidak bisa ditawar: kita harus mengampuni. Pengampunan dalam iman Kristen bukanlah sekadar melupakan kesalahan orang lain, melainkan sebuah keputusan aktif untuk melepaskan hak kita untuk membalas dendam, karena kita sendiri telah menerima pengampunan yang tak terhingga dari Tuhan Yesus Kristus.
Inti Renungan
Alasan utama kita harus mengampuni bukanlah karena orang tersebut layak dimaafkan, melainkan karena Tuhan telah lebih dahulu mengampuni kita. Bayangkan betapa banyaknya kesalahan kita yang telah dihapuskan oleh Allah Bapa melalui pengorbanan Kristus. Jika Sang Raja Alam Semesta bersedia mengampuni kita sepenuhnya, siapakah kita sehingga kita merasa berhak menyimpan dendam terhadap sesama? Menyimpan kepahitan ibarat meminum racun dan berharap orang lain yang mati. Kasih yang sejati tidak menghitung-hitung kesalahan. Saat kita mengampuni, kita sebenarnya sedang membebaskan diri kita sendiri dari penjara emosi yang menghambat pertumbuhan rohani kita di tahun ini.
Ayat Pendukung
Efesus 4:32: "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."
Aplikasi
Adakah nama seseorang yang muncul di pikiran Anda saat membaca renungan ini? Jika ada rasa sesak atau kesal saat mengingatnya, itu adalah tanda bahwa Anda perlu melepaskan pengampunan hari ini. Jangan menunggu orang tersebut meminta maaf terlebih dahulu. Mintalah kekuatan dari Roh Kudus untuk bisa mendoakan kebaikan bagi mereka. Dengan mengampuni, Anda sedang membuka sumbat berkat dan damai sejahtera yang selama ini terhambat oleh kepahitan. Mari melangkah di sisa tahun 2026 ini dengan hati yang ringan, hati yang telah dibersihkan oleh kasih yang mengampuni, sehingga hidup Anda benar-benar mencerminkan karakter Kristus.
Doa Penutup
Ya Allah Bapa, kami bersyukur atas pengampunan-Mu yang tak terbatas bagi hidup kami. Hari ini, kami memilih untuk melepaskan segala kepahitan, dendam, dan sakit hati yang masih kami simpan. Berikanlah kami hati yang lembut seperti Tuhan Yesus Kristus untuk dapat mengampuni mereka yang bersalah kepada kami. Biarlah damai sejahtera-Mu memerintah dalam hati kami dan biarlah kasih-Mu terpancar melalui sikap hidup kami sepanjang hari ini. Amin.
✍️ Alunea
← Beranda