Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
— Kolose 3:23
Pembuka
Di hari Jumat ini, mungkin rasa lelah sudah mulai menumpuk. Semangat awal minggu mungkin telah pudar digantikan oleh kejenuhan akan rutinitas atau tekanan dari atasan dan klien. Sering kali kita bekerja hanya untuk menyenangkan orang lain, mengejar pujian, atau sekadar menunggu waktu pulang. Namun, Firman Allah Bapa melalui Rasul Paulus memberikan sebuah "revolusi" dalam etos kerja kita. Pekerjaan kita, apa pun itu—baik di balik meja kantor, di lapangan, maupun di dalam rumah tangga—adalah sebuah penugasan suci jika dilakukan dengan perspektif yang benar.
Inti Renungan
"Perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan." Kalimat ini mengubah segalanya. Ketika kita menyadari bahwa Bos utama kita adalah Tuhan Yesus Kristus, maka standar kerja kita bukan lagi "asal jadi" atau "asal atasan senang". Kita akan memberikan yang terbaik karena kita tahu bahwa Tuhan sedang melihat kualitas hati dan kejujuran kita. Bekerja untuk Tuhan berarti kita tidak akan mengambil jalan pintas yang tidak jujur, kita tidak akan bersungut-sungut, dan kita akan tetap produktif meskipun tidak ada yang mengawasi. Motivasi kita bukan lagi sekadar upah di dunia, melainkan sukacita karena telah melayani Sang Pencipta melalui talenta yang Ia berikan.
Ayat Pendukung
Efesus 6:7: "dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia."
Aplikasi
Bagaimana sikap Anda terhadap pekerjaan hari ini? Jika Anda merasa jenuh, cobalah untuk berdoa sejenak sebelum memulai tugas berikutnya. Katakan, "Tuhan, saya mempersembahkan pekerjaan ini sebagai ibadahku kepada-Mu." Lihatlah setiap tantangan sebagai kesempatan untuk menunjukkan karakter Kristus. Saat Anda bekerja untuk Tuhan, stres akan berkurang karena Anda tidak lagi terbeban oleh ekspektasi manusia yang sering kali tidak masuk akal. Lakukanlah bagian Anda dengan unggul (excellence), dan biarlah Allah Bapa yang mempromosikan serta memberkati hasil jerih payah Anda sesuai dengan waktu-Nya yang indah.
Doa Penutup
Ya Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur atas pekerjaan dan tanggung jawab yang Engkau percayakan kepada kami. Ampunilah kami jika kami sering bekerja dengan menggerutu atau hanya sekadar ingin dipuji manusia. Roh Kudus, pimpinlah kami hari ini agar kami dapat bekerja dengan segenap hati untuk kemuliaan-Mu. Jadikanlah setiap hasil karya kami menjadi berkat bagi sesama dan cerminan dari keagungan Allah Bapa. Amin.
✍️ Alunea
← Beranda