Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.
— Yohanes 13:35
Pembuka
Hari ini, jutaan orang Kristen di seluruh dunia berkumpul untuk beribadah. Di dalam gedung gereja, kita mungkin terlihat seragam dengan buku nyanyian dan pakaian terbaik kita. Namun, Tuhan Yesus Kristus memberikan sebuah kriteria yang sangat spesifik tentang bagaimana dunia mengenali kita sebagai pengikut-Nya. Ia tidak mengatakan bahwa dunia akan tahu kita murid-Nya karena label agama kita, kepintaran kita berteologi, atau seberapa megah bangunan gereja kita. Tanda pengenal utama kita adalah kasih. Sebuah kasih yang tidak statis, melainkan kasih yang mengalir di antara sesama anggota tubuh Kristus.
Inti Renungan
Kata "saling" dalam Yohanes 13:35 menunjukkan sebuah aksi dua arah. Mengasihi dalam komunitas Kristen bukan hanya tugas pemimpin kepada jemaat, tetapi tugas setiap orang percaya. Kasih ini sering kali diuji justru di dalam persekutuan. Di gereja, kita bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, kepribadian, dan bahkan pandangan yang berbeda. Allah Bapa mengizinkan perbedaan itu ada agar kita memiliki kesempatan untuk mempraktikkan kasih yang sabar, yang tidak sombong, dan yang menutupi banyak sekali kekurangan. Jika kita hanya bisa mengasihi orang yang setuju dengan kita, apa bedanya kita dengan dunia? Kasih murid Kristus melampaui batas-batas preferensi pribadi karena dasarnya adalah kasih Kristus yang telah menerima kita apa adanya.
Ayat Pendukung
1 Yohanes 4:11: "Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi."
Aplikasi
Saat Anda beribadah hari ini atau bertemu dengan rekan seiman di Alunea, cobalah untuk melihat mereka dengan mata kasih Tuhan. Adakah seseorang yang selama ini sulit Anda kasihi karena perbedaan karakter? Mintalah kekuatan dari Roh Kudus untuk bisa menyapa, mendoakan, atau memberikan bantuan tulus kepada mereka. Mari kita jadikan komunitas kita bukan sekadar tempat berkumpulnya orang-orang saleh, melainkan tempat di mana dunia bisa melihat cahaya Tuhan Yesus Kristus melalui cara kita saling peduli. Ingatlah, khotbah yang paling kuat yang bisa didengar oleh dunia adalah ketika mereka melihat orang-orang percaya hidup dalam kesatuan dan kasih yang nyata.
Doa Penutup
Ya Allah Bapa, terima kasih untuk keluarga rohani yang Engkau berikan kepada kami. Ampunilah kami jika sering kali kami lebih mementingkan diri sendiri daripada mengasihi saudara seiman kami. Roh Kudus, lembutkanlah hati kami agar kami dapat saling mengasihi dengan tulus tanpa kepura-puraan. Biarlah melalui kesatuan kami, nama Tuhan Yesus Kristus dimuliakan dan banyak orang ditarik untuk mengenal kasih-Mu yang ajaib. Amin.
✍️ Alunea
← Beranda