Logo ← Beranda



Kasih yang Tidak Mencari Keuntungan Diri (1 Korintus 13:5)

 24 Januari 2026 • Renungan Harian, Kasih, 1 Korintus 13, Ketulusan, Karakter Kristus, Pelayanan
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
— 1 Korintus 13:5
Pembuka
Kita hidup di dunia yang sering kali bersikap transaksional—"saya melakukan ini untukmu, agar kamu melakukan itu untukku." Tanpa sadar, pola pikir ini sering terbawa ke dalam pelayanan dan hubungan kita sehari-hari. Namun, standar kasih yang diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus sangatlah berbeda. Kasih sejati, sebagaimana yang dituliskan Paulus dalam "Lagu Kasih" 1 Korintus 13, ditandai dengan satu ciri yang radikal: ia tidak mencari keuntungan diri sendiri. Kasih ini tidak memiliki agenda tersembunyi.
Inti Renungan
"Tidak mencari keuntungan diri sendiri" berarti kita bersedia melakukan kebaikan bahkan ketika orang tersebut tidak bisa membalasnya, atau bahkan ketika kebaikan kita tidak diketahui oleh siapa pun. Kasih semacam ini lahir dari kepenuhan hati oleh kasih Allah Bapa. Saat kita menyadari bahwa kita telah menerima segalanya secara cuma-cuma dari Tuhan, kita tidak lagi merasa perlu "menagih" balasan dari manusia. Kasih yang tanpa pamrih adalah kasih yang membebaskan; kita tidak akan mudah kecewa jika tidak dipuji, karena upah kita adalah perkenanan Tuhan sendiri.
Ayat Pendukung
Lukas 6:35: "Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar..."
Aplikasi
Coba ingat kembali tindakan baik yang Anda lakukan minggu ini. Apakah ada rasa kesal saat orang tersebut tidak berterima kasih? Jika ya, mungkin masih ada sedikit "keuntungan diri" yang kita cari. Hari ini, mari kita tantang diri untuk melakukan satu kebaikan "rahasia"—sesuatu yang tidak akan menambah reputasi kita, tetapi murni untuk meringankan beban orang lain. Mari jadikan alunea.id sebagai komunitas yang dikenal bukan karena apa yang kita dapatkan, melainkan karena seberapa tulus kita memberi, mencerminkan kasih Kristus yang telah memberikan nyawa-Nya bagi kita.
Doa Penutup
Ya Allah Bapa, terima kasih telah mengasihi kami dengan begitu tulus. Ampunilah kami jika sering kali kasih kami masih egois dan mengharapkan imbalan. Roh Kudus, murnikanlah hati kami agar kami dapat mengasihi sesama seperti Tuhan Yesus telah mengasihi kami—tanpa syarat dan tanpa pamrih. Biarlah hidup kami menjadi saluran berkat yang membawa kemuliaan bagi nama-Mu. Amin.
✍️ Alunea
Sebarkan Kasih
Simpan renungan untuk di baca nanti.
 Simpan sebagai PDF
© 2025 Alunea.ID. All Rights Reserved.