Logo ← Beranda



Meminta Hikmat di Persimpangan Jalan (Yakobus 1:5)

 29 Januari 2026 • Renungan Harian, Yakobus 1, Hikmat, Pengambilan Keputusan, Doa, Iman
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, — yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit — , maka hal itu akan diberikan kepadanya.
— Yakobus 1:5
Pembuka
Di era informasi tahun 2026 ini, kita sering kali merasa memiliki banyak data tetapi kekurangan hikmat. Kita tahu "apa" yang terjadi, tetapi kita sering bingung "bagaimana" harus merespons. Di tempat kerja, dalam keluarga, atau dalam pelayanan, kita sering kali menemui situasi yang tidak ada buku panduannya. Di saat seperti itulah, janji Tuhan dalam surat Yakobus menjadi sauh yang sangat berharga. Allah Bapa tidak menginginkan kita berjalan dalam kegelapan; Ia justru menunggu kita untuk datang dan meminta bimbingan-Nya.
Inti Renungan
Memberikan kepada semua orang dengan murah hati." Kalimat ini menunjukkan karakter Allah yang luar biasa. Tuhan tidak merasa terganggu saat kita bertanya. Ia tidak "membangkit-bangkit" atau mencela kebodohan kita di masa lalu. Hikmat dari Tuhan Yesus Kristus berbeda dengan kecerdasan intelektual. Kecerdasan mungkin membantu kita memahami masalah, tetapi hikmat membantu kita melihat masalah dari sudut pandang Tuhan. Meminta hikmat adalah tanda kerendahan hati—sebuah pengakuan bahwa tanpa penyertaan Roh Kudus, kita tidak sanggup melangkah dengan benar.
Ayat Pendukung
Amsal 3:5-6: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."
Aplikasi
Apakah hari ini Anda sedang menghadapi dilema? Jangan terburu-buru mengambil keputusan hanya berdasarkan logika manusia atau tekanan waktu. Berhentilah sejenak dan bawalah hal itu kepada Allah Bapa. Mintalah hikmat-Nya secara spesifik. Hikmat Tuhan sering kali datang dalam bentuk ketenangan batin, nasihat dari rekan seiman yang berhikmat, atau pengertian yang baru saat kita membaca Firman-Nya. Mari jadikan alunea.id sebagai tempat di mana kita belajar untuk lebih banyak berdoa daripada sekadar khawatir, karena Tuhan kita adalah sumber hikmat yang tidak pernah kering.
Doa Penutup
Ya Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang murah hati. Kami mengaku bahwa sering kali kami merasa sok tahu dan berjalan dengan kekuatan kami sendiri. Hari ini, kami meminta hikmat-Mu untuk setiap tugas dan keputusan yang harus kami ambil. Berikan kami pengertian yang benar agar setiap langkah kami memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.
✍️ Alunea
Sebarkan Kasih
Simpan renungan untuk di baca nanti.
 Simpan sebagai PDF
© 2025 Alunea.ID. All Rights Reserved.