Logo ← Beranda



Tuhan Menyertai di Lembah Kelam (Kejadian 39:21)

 07 Februari 2026 • Renungan Harian, Yusuf, Kejadian 39, Penyertaan Tuhan, Kesetiaan, Karakter Kristus
Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan menunjukkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat ia kesayangan bagi kepala penjara itu.
— Kejadian 39:21
Pembuka
Pernahkah Anda merasa sudah melakukan yang benar, tetapi malah mendapatkan hasil yang buruk? Yusuf mengalaminya. Ia menolak godaan istri Potifar demi menjaga integritasnya di hadapan Allah Bapa, namun ia justru difitnah dan dilemparkan ke dalam penjara. Di tahun 2026 yang penuh tekanan ini, kita mungkin pernah merasa "dipenjara" oleh keadaan yang tidak adil. Namun, ada satu kalimat yang mengubah segalanya: "Tetapi TUHAN menyertai Yusuf."
Inti Renungan
Penyertaan Tuhan tidak berarti kita bebas dari masalah. Yusuf tetap berada di dalam penjara, namun kualitas hidupnya berbeda karena ada hadirat Tuhan. Tuhan Yesus Kristus sering kali tidak langsung mengeluarkan kita dari "penjara" situasi, tetapi Ia memberikan anugerah agar kita bisa bersinar di dalam situasi tersebut. Yusuf tidak menjadi pahit atau dendam; ia justru menjadi berkat bagi kepala penjara dan sesama tahanan. Kesetiaan Tuhan adalah satu-satunya hal yang tidak bisa dirampas oleh siapa pun dari hidup kita.
Ayat Pendukung
Mazmur 23:4: "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."
Aplikasi
Jika hari ini Anda merasa sedang berada di "penjara" masalah—entah itu masalah keluarga, keuangan, atau pekerjaan—ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Jangan fokus pada dinding penjara Anda, tetapi fokuslah pada Tuhan yang ada bersama Anda di sana. Mintalah Roh Kudus memberi Anda ketenangan untuk tetap berbuat baik meskipun keadaan tidak mendukung. Di alunea.id, kita belajar bahwa karakter sejati dibentuk bukan di istana, melainkan di lembah-lembah sulit di mana kita belajar bergantung sepenuhnya pada Allah Bapa.
Doa Penutup
Ya Allah Bapa, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan kami, bahkan saat kami merasa berada di titik terendah. Kami percaya bahwa penyertaan-Mu lebih dari cukup untuk menguatkan kami menghadapi setiap ketidakadilan. Roh Kudus, murnikanlah hati kami agar kami tidak menjadi pahit, melainkan tetap menjadi saluran berkat di mana pun kami berada. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
✍️ Alunea
Sebarkan Kasih
Simpan renungan untuk di baca nanti.
 Simpan sebagai PDF
© 2025 Alunea.ID. All Rights Reserved.