Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
— Kolose 3:13
Pembuka
Terkadang kita menahan pengampunan karena kita merasa "belum siap" atau "belum bisa melupakan". Kita sering menunggu sampai perasaan sakit itu hilang barulah kita mau mengampuni.
Inti Renungan
Alkitab tidak pernah menyuruh kita menunggu perasaan kita pulih untuk bisa mengampuni. Pengampunan adalah tindakan ketaatan dan keputusan sadar, bukan reaksi emosional. Saat kita memutuskan untuk mengampuni, kita sebenarnya sedang memutus rantai kebencian yang meracuni jiwa kita sendiri. Ingatlah bahwa Tuhan mengampuni kita bukan karena kita layak, melainkan karena kasih karunia-Nya. Demikian pula, kita dipanggil untuk mengampuni karena Kristus telah lebih dahulu mengampuni kita.
Ayat Pendukung
Efesus 4:32, Matius 6:14-15
Aplikasi
Adakah seseorang yang masih membuat Anda menyimpan dendam? Hari ini, buatlah keputusan sadar untuk melepaskan orang tersebut dari hutang rasa sakit di hati Anda. Berdoalah bagi mereka, bukan karena mereka benar, tapi karena Anda adalah milik Kristus.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih atas pengampunan-Mu yang tak terbatas bagiku. Ajari aku untuk memiliki hati yang lembut untuk mengampuni orang yang menyakitiku, agar aku bisa hidup dalam kebebasan yang Engkau sediakan. Amin.
✍️ Alunea
← Beranda