Hubungan Pribadi dengan Allah Bapa: Inti Iman Kristen

Dari Agama menjadi Relasi

Inti dari Injil Tuhan Yesus Kristus adalah perubahan dari agama yang didasarkan pada ritual, aturan, dan jarak menjadi hubungan pribadi yang intim dengan Allah Bapa. Melalui karya penebusan Tuhan Yesus Kristus, tabir bait suci robek (Matius 27:51), memberikan akses langsung kepada kita untuk memanggil Sang Pencipta sebagai “Bapa” (Abba). Ini adalah hak istimewa terbesar kita: menjadi sahabat Tuhan Yesus Kristus (Yohanes 15:15). Memelihara hubungan pribadi ini harus menjadi prioritas tertinggi, karena itu adalah sumber kekuatan, damai sejahtera, dan tujuan hidup kita.

Sarana-Sarana Anugerah

Hubungan pribadi dengan Allah Bapa tidak tumbuh secara pasif, tetapi melalui disiplin rohani yang kita sebut Sarana-Sarana Anugerah:

  1. Waktu Diam (Doa dan Penyembahan): Seperti halnya hubungan manusia membutuhkan waktu untuk berbicara dan mendengarkan, demikian pula hubungan dengan Allah Bapa. Doa adalah percakapan dua arah yang jujur, dan penyembahan adalah pengakuan aktif atas kemuliaan dan nilai Tuhan Yesus Kristus yang tak terbatas.
  2. Firman Allah Bapa (Mendengarkan): Kita mengenal Allah Bapa melalui Firman-Nya. Membaca, merenungkan, dan menaati Alkitab adalah cara kita mendengarkan hati Allah Bapa dan memahami kehendak-Nya untuk hidup kita. Hubungan tidak dapat tumbuh tanpa pemahaman.
  3. Persekutuan (Komunitas): Allah Bapa mendesain kita untuk bertumbuh dalam konteks komunitas. Hubungan kita dengan Allah Bapa diuji dan diperkuat dalam kasih dan pelayanan kita terhadap sesama orang percaya (1 Yohanes 4:20).

Manifestasi Hubungan yang Sehat

Hubungan yang sehat dengan Tuhan Yesus Kristus akan memanifestasikan dirinya dalam:

  • Peningkatan Kepekaan terhadap Dosa: Kita akan semakin membenci hal-hal yang merusak hubungan kita dengan Allah Bapa.
  • Keintiman dalam Doa: Doa menjadi kebutuhan, bukan kewajiban, dicirikan oleh kerentanan dan kejujuran.
  • Pertumbuhan Buah Roh Kudus: Karakter Kristus (Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, dll.) menjadi semakin jelas dalam kehidupan kita sehari-hari.

Aplikasi Praktis

Bagaimana Anda memprioritaskan hubungan ini hari ini? Jangan biarkan kesibukan atau godaan internet merampas waktu intim Anda dengan Tuhan Yesus Kristus. Tetapkan waktu dan tempat yang spesifik untuk bertemu dengan-Nya. Ingatlah bahwa Allah Bapa tidak membutuhkan waktu Anda; Dia menginginkan waktu Anda, karena Dia rindu bersekutu dengan Anda.

Berbagi
×